Ramadhan ke 5 di pinggiran kota seoul

오, 하나님 ! 당신을위하여단식을했고 당신의응총으로 당식을 깹니다

“Ya Allah ………..hanya untuk Engkau aku berpuasa

dan atas rizqi-Mu aku berbuka”…

HambaMu yang lemah dan senantiasa menengadahkan tangan untuk-Mu

hari ini merasakan perjalanan ramadhan-Mu. 5 ramadhan telah hamba jalani ……….

tanpa kekhusukan hati menghambakan diri padaMu ya Allah…

tanpa qiyamul lail, tanpa bacaan -bacaan firmanMu yang agung…

HambaMu jalani ramadhan dengan lapar diantara orang yang kenyang ini saja yang senantiasa hadirkan kehadiratmu ya Allah…………

Hamba sadari ini bukanlah kesempurnaan

apalagi pengabdian……….

ini hanyalah kemudlaratan hati dan sikap

Ya Allah …. kuharap lautan ampunanMu pada hambaMu

dan berilah kekuatan hati dan raga ini untuk senantiasa meneruskan

penghambaan untukMu

RABBANA TAQABAL MINNA INNAKA ANTA AS SAMII’UL ALIIM

WATUB’ALAINA INNAKA ANTA ATTAWWAABUR RAHIIM………..

================================================

RAMADHAN BULAN BERKAH

Suara siulan dari HP itu menandakan aku dapat SMS.

“Marhaban Ya Ramadhan ” . ucapan selamat menunaikan ibadah puasa. Ramadan bulan berkah.

“betul, sebab barengan chusok.” jawabku bergurau. Memang ramadhan tahun ini juga bareng dengan hari raya panen yang sering disebut dengan CHUSOK. artinya berkah tentu maksudku adalah bahwa setiap liburan chusok, bagi kebanyakan perusahaan memberikan bonus pada karyawannya. jadi pas ramadhan, dapat libur plus dikasih bonus. Wah…kayak THR aja ya… Tapi bedanya .. hari rayanya ditengah ramadhan.Pas Idhul Fitrinya tidak ada waktu libur.

“Yang dapat bonus berani ngomong Chusok ya………..” kata teman itu. Bonus memang ada. Tapi pas nerima, ada dua hati ini. Hati ke-1 bilang ..” seneng aja, ini kan uang tidak berkeringat.. udah di kasih suruh libur lagi ” Tapi hati yang ke-2 bilang ..” enak aja, itu kan juga hasil kita kerja, malah yang banyak dikasih ‘pribumi’, kita yang pinggang mau copot malah dikasih keringatnya aja ini…”. Ya yang sabar…. !

Yang penting soal bonus jangan protes… sebab protes bunus itu kaya’ kijang kena perangkap. Semakin kita protes, semakin sulit masalahnya. Walau sedikit yang penting kan berkah. lebih-lebih ini kan ramadhan bulan penuh berkah. Kata hati yang ke-2 ” ya … kalau bisa kan yang banyak tapi berkah…”

Pinter juga kau hati ke-2. Sekarang yang penting sedikit banyak itu kan manfaatnya untuk apa? Jumlahnya sedikit tapi manfaatnya banyak itu lebih baik dari pada jumlahnya banyak, tapi manfaatnya sedikit…. tapi lebih baik lagi jumlahnya banyak dan manfaatnya juga banyak…. ( wah dari pada kedahuluan protes hati yang ke-2 lagi ).

One thought on “Ramadhan ke 5 di pinggiran kota seoul

  1. betul sekale…masalah bonus apalagi kita2 yang swasta(ilegel)

    : Ya mas Hasyim, yang suuuaaabaaaar aja ya..! terima kasih atas kunjungannya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s