Gerhana Matahari 22 Juli 2009

Hari ini, saya dan sebagian besar penduduk di belahan bumi ini,khususnya di benua Asia dapat  menyaksikan terjadinya gerhana matahari. Gerhana matahari terjadi ketika posisi Bulan terletak di antara Bumi dan Matahari sehingga menutup sebagian atau seluruh cahaya Matahari. Walaupun Bulan lebih kecil, bayangan Bulan mampu melindungi cahaya matahari sepenuhnya karena Bulan yang berjarak rata-rata jarak 384.400 kilometer dari Bumi lebih dekat dibandingkan Matahari yang mempunyai jarak rata-rata 149.680.000 kilometer.
Mulai sekitar pukul 9.50 menit, waktu kota Seoul Korea, saya mulai bisa melihat matahari nampak tertutup cahayanya. Walau sebentar saya mencoba melihatnya dengan ‘Topeng las’ agar bisa melihatnya.Gerhana matahari atau kalau dalam bahasa koreanya 일식 ( ilsik) tidak dapat berlangsung melebihi 7 menit 40 detik, dan  gerhana matahari total kali ini paling lama karena diperkirakan akan berlangsung selama 6 menit 39 detik, dan diperkirakan terlama pada abad 21 ini.Ketika gerhana matahari, orang dilarang melihat ke arah Matahari dengan mata telanjang karena hal ini dapat merusakkan mata secara permanen dan mengakibatkan kebutaan.
Gerhana matahari ini adalah sebagai salah satu tanda kekuasaan Allah SWT.Tidak terjadi karena berkaitan dengan peristiwa tertentu misalnya kematian atau kelahiran seseorang seperti yang terjadi di masa Rasulullah, misalnya, pernah terjadi gerhana matahari yang bersamaan dengan kematian putra Rasul SAW yang bernama Ibrahim. Orang-orang pada saat itu menganggap terjadinya gerhana karena kematian putra Nabi tersebut. Maka, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pun membantah keyakinan orang Arab tadi, seraya bersabda:
“Sesungguhnya matahari dan bulan adalah dua tanda di antara tanda-tanda kekuasaan Allah. Gerhana ini tidak terjadi karena kematian seseorang atau lahirnya seseorang. Jika melihat gerhana tersebut, maka berdo’alah kepada Allah, bertakbirlah, kerjakanlah shalat dan bersedekahlah.” (HR. Bukhari )
Semoga kita dapat mengambil hikmah dari semuanya dan semoga senantiasa Allah SWT melindungi kita. Amiin.

090722_am_solarSolar eclipse seen at Myeongdong Seoul at 10:48 a.m.( Korean times )

Hari ini, saya dan sebagian besar penduduk di belahan bumi ini,khususnya di benua Asia dapat  menyaksikan terjadinya gerhana matahari. Gerhana matahari terjadi ketika posisi Bulan terletak di antara Bumi dan Matahari sehingga menutup sebagian atau seluruh cahaya Matahari. Walaupun Bulan lebih kecil, bayangan Bulan mampu melindungi cahaya matahari sepenuhnya karena Bulan yang berjarak rata-rata jarak 384.400 kilometer dari Bumi lebih dekat dibandingkan Matahari yang mempunyai jarak rata-rata 149.680.000 kilometer.

Mulai sekitar pukul 9.50 menit, waktu kota Seoul Korea, saya mulai bisa melihat matahari nampak tertutup cahayanya. Walau sebentar saya mencoba melihatnya dengan ‘Topeng las’ agar bisa melihatnya.Gerhana matahari atau kalau dalam bahasa koreanya 일식 ( ilsik) tidak dapat berlangsung melebihi 7 menit 40 detik, dan  gerhana matahari total kali ini paling lama karena diperkirakan akan berlangsung selama 6 menit 39 detik, dan diperkirakan terlama pada abad 21 ini.Ketika gerhana matahari, orang dilarang melihat ke arah Matahari dengan mata telanjang karena hal ini dapat merusakkan mata secara permanen dan mengakibatkan kebutaan.

Gerhana matahari ini adalah sebagai salah satu tanda kekuasaan Allah SWT.Tidak terjadi karena berkaitan dengan peristiwa tertentu misalnya kematian atau kelahiran seseorang seperti yang terjadi di masa Rasulullah, misalnya, pernah terjadi gerhana matahari yang bersamaan dengan kematian putra Rasul SAW yang bernama Ibrahim. Orang-orang pada saat itu menganggap terjadinya gerhana karena kematian putra Nabi tersebut. Maka, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pun membantah keyakinan orang Arab tadi, seraya bersabda:

“Sesungguhnya matahari dan bulan adalah dua tanda di antara tanda-tanda kekuasaan Allah. Gerhana ini tidak terjadi karena kematian seseorang atau lahirnya seseorang. Jika melihat gerhana tersebut, maka berdo’alah kepada Allah, bertakbirlah, kerjakanlah shalat dan bersedekahlah.” (HR. Bukhari )

Semoga kita dapat mengambil hikmah dari semuanya dan semoga senantiasa Allah SWT melindungi kita. Amiin.

6 thoughts on “Gerhana Matahari 22 Juli 2009

  1. Subhanallah… tenyata tadi gerhana ya, kirain mendung2 aja. Ga ada baca koran sih, bbrp hari ini..

    Tazkiana : Iya.. padahal samarinda juga ada….ya udah nanti januari 2010 Insyaallah ada lagi…

  2. hua..kemaen niat nonton gerhana ini, tapi lupa..hiks..TFS y..

    Tazkiana : wah… itu yang orang bilang “kkambbak kkambbak chal hae “… pelupa banget saya ini… 😀 yah tidak mengapa, toh beritanya banyak diikuti kan..? makasih..

    • Kemarin jakarta nggak kebagian gerhana ya…nggak apa2 kan..? januari 2010 diperkirakan ada gerhana matahari, mungkin cincin, insy jakarta juga…siap2 Dian ssi..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s