Imigran

Berbahagilah..
Karena Tuhan telah menjadikanmu seorang imigran
Karenanya adalah sebuah sayap
yang engkau bisa terbang melampaui lautan ketidaktahuan
Berbesar hatilah..
Karena Tuhan telah mentaqdirkanmu menjadi seorang imigran
Sebuah jalan asa yang berat namun itulah jalan menuju ‘tuan’ ( suwon 2008 )

Rasa sedih dan pilu yang teramat, ketika saudara kita, ratusan orang yang disebut ‘ imigran gelap’ mengalami musibah, kapal yang mereka tumpangi  tenggelam. Berita ini tentu sebagian kecil dari banyaknya derita seorang migran, makhluk Tuhan yang ingin mengharap hidup yang layak. Seringkali dalam hidup ini bukanlah sebuah pilihan, namun hidup layak adalah sebuah tujuan.
Menjawab pertanyaan teman, apakah di Korea pernah mengalami diskrimanasi, sebagai buruh migran yang di negeriku sendiri di istilahkan dengan TKI, tentu diskrimanasi adalah hiasan dinding hidup saya. Diskrimanasi itu tidak harus jauh-jauh di Korea, di negeriku sendiri nuansa diskriminasi terhadap TKI itu sangat kental dalam kehidupan masyarakat kita.
Ada pertanyaan ” apakah orang Korea itu memang diskriminatif terhadap orang asia tenggara ? ”

Ada cerita , Pada akhir tahun 2009 lalu, saya berjalan bersama dua orang teman saya, ketika di depan pintu Lotte world, seorang polisi Korea, menawari ” 사진 찍어드릴까요? ( sajin jjikeo deurilkayo ? ) ” apakah bisa saya bantu ambil photo ? ” . Wah.. tentu kami sangat senang, tanpa meminta, mereka menawari kami, tanpa menanyakan kami dari mana dan sebagainya. Namun setelah dari Lotte world, kami menuju ke pameran design di Jamsil. setelah selesai, seorang teman ingin melihat pertandingan baseball. Karena pertandingan sudah dimulai, kami berharap ada tiket murah, setelah menanyakan ke loket, ternyata semua habis, lalu ada calo yang menawari dengan harga lebih mahal. Kami menyetujuinya, namun tiba-tiba uang dikembalikan, lalu bilang ” 외국인 안돼 ( wegukin andwe ) ” orang asing tidak boleh ” . Yah.. aku bilang saja ” dasar mulut calo.. ” .
Dua peristiwa ini sebagai contoh, bahwa masyarakat itu sama saja, ada yang baik, ada yang jahat. di manapun itu berada. Calo yang bilang ” orang asing tidak boleh” itu tentu rasial, diskriminasi, namun sebenarnya hanya sebuah alasan untuk menjual tiket itu lebih tinggi. Hal- hal semacam itu tidak boleh dijadikan acuan umum.
Ada yang melihat dari sebuah video tentang  sikap orang korea yang ‘cuek ‘  dengan  seorang dari asia tenggara, sedangkan ketika ada seorang bule, rata-rata mereka tanggap bahkan terkesan berlebihan.
Pertama, video itu sebenarnya ‘ konsumsi’ untuk orang Korea sendiri, sebagai ujian apakah pernyataan mereka yang mengatakan bahwa ” tidak bersikap rasis terhadap siapapun “itu benar atau tidak.
Kedua, pada dasarnya memang orang Korea itu cuek, tidak suka mencampuri urusan orang yang belum dikenal, namun tentu tidak dengan orang yang sudah dikenal.
Ketiga, adanya anggapan /image bahwa orang asia tenggara itu bagi orang asia timur, khususnya China, Korea, Jepang memang masih di bawah mereka, namun orang- orang bule, Amerika, eropa itu di atas mereka. Hal ini bisa dibuktikan, bahwa gengsi akan naik bila berkunjung ke rumah makan eropa atau barat, namun tidak begitu dengan makan dari asia tenggara.
Keempat, diskriminasi itu selalu berawal dari image, dari anggapan bahwa masih ada klasifikasi, stratifikasi sosial dalam kehidupan ini. Diskriminasi tidak harus jauh-jauh ke asia timur, ke jazirah arab, atau ke benua amerika, di lingkungan kita yang terdekat ini, seringkali kita bersikap diskriminasi.
Maka selayaknya bertanya pada diri sendiri ” 당신도 인종차별 주의자? ( dangsindo injongcabyeol jueija ) ” apakah anda juga seorang yang diskrimatif rasial ? “, semoga tidak. Amin

7 thoughts on “Imigran

  1. wow keren.. tapi saya yakin tidak semua orang di Korea yang mempunyasi diskriminasi seperti itu^^
    ngomong2, polisi nya baik hati banget.. ^^

    참.. Tazkiana씨 트위터가 있습니까? ㅋㅋ 반갑습니다!

    Tazkiana :
    makasih kunjungannya.. Twitter-nya nggak aktif lho.. semestara di FB aja

  2. hmmmbbb,,jangankan dinegara orang, dinegara sendiripun masih kental sekali diskriminasi tsb..
    aq jg yakin, ga semua org korea itu diskriminatif..malah justru yg aq denger mereka ramah2..hehe,,,
    makasihh kakak udah mau berbagi cerita….
    ^^.
    gomawo…

  3. Annyeong oppa…:)
    senangnya bisa mampir lagi disini…akhirnya aku bisa buka blogku yang lama dan mulai start posting lagi hehehe
    gimana tulisannya oppa? nanti ada yg mau aku tanyain juga, boleh ya🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s